STUDI EVAKUASI DAYA GI SEKADAU GRID JARINGAN BALAI SEPUAK PADA PT PLN ULP SEKADAU
Main Article Content
Abstract
Seiring dengan laju pertumbuhan pembangunan daerah dan pertumbuhan masyarakat sejahtera maka permintaan akan energi khususnya energi listrik akan terus meningkat. Demikian juga dalam beberapa tahun ke depan, dengan adanya transisi masyarakat pedesaan menjadi perkotaan akan mendorong lajunya permintaan akan energi listrik. Sesuai dengan Perencanaan Perusahaan pada tahun 2020 (RUPTL), di rencanakan akan dibangun Gardu Induk di kawasan Sekadau Kota ULP Sekadau UP3 Sanggau sehingga perlu dilakukan langkah – langkah guna menunjang kebijakan perusahaan yaitu “Green Energy” maka penulis menyusun kajian kelayakan proyek yakni untuk melakukan Grid PLTD Balai Sepuak dengan GI Sekadau dengan tujuan menekan BPP (Biaya Pokok Produksi) karena penggunaan pembangkit dengan bahan bakar fosil dan meminilkan defisit daya. Hasil simulasi sistem ETAP menunjukkan adanya kenaikan dari segi susut distribusi dikarenakan jarak lokasi GI ke sistem Grid Balai Sepuak kurang lebih 77 KMS dengan penambahan beban bertambah menjadi 10,238 MW. Dari analisa ekonomi dimana Indikator kelayakan finansial yang digunakan adalah Net Present Value (NPV), Initial Rate of Return(IRR), dan Benefit-to-Cost Ratio (BCR) dengan kriteria NPV > 0, IRR > 12%, dan BCR > 1 menunjukkan bahwa proyek ini layak untuk dilakukan.
Kata kunci: Gardu Induk, Grid, PLTD, ETAP, PBP, NPV.